Menjelang Pemilu 2024, berbagai isu kontroversial seperti pelanggaran etika, penodaan integritas demokrasi, dan pernyataan-pernyataan kontradiktif dari para elit politik semakin marak. Hal ini patut dikhawatirkan karena dapat memicu kemunduran demokrasi dan memicu keraguan publik terhadap sistem politik yang ada. Etika hukum, sebagai landasan moral, seyogyanya menjadi pedoman utama dalam setiap tindakan, termasuk dalam ranah kebijakan dan pengambilan keputusan. Intervensi penguasa dalam pemilu, yang sering kali terjadi dalam berbagai bentuk, merupakan contoh nyata kontradiksi dan distorsi etika dalam tatanan kenegaraan.
Penyalahgunaan wewenang dan sumber daya negara untuk kepentingan politik tertentu, seperti penggunaan fasilitas negara untuk kampanye atau intimidasi terhadap lawan politik, menyusupkan pengaruh ke dalam lembaga-lembaga penyelenggara pemilu untuk memanipulasi hasil pemilu, menerapkan aturan dan kebijakan yang diskriminatif untuk menghambat partisipasi kelompok tertentu dalam pemilu, melakukan kampanye hitam dan menyebarkan hoax untuk menjatuhkan lawan politik tidak hanya merusak moralitas dan integritas demokrasi, tetapi juga berpotensi memicu konflik dan keresahan di masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan upaya kolektif dari berbagai pihak untuk mencegah dan melawan intervensi penguasa dalam pemilu.
Kami, Lembaga Bantuan Hukum Rumah Keadilan menyatakan sikap sebagai berikut:
- Menjunjung Tinggi Demokrasi
Kami berkomitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dalam penyelenggaraan Pemilu 2024. Demokrasi yang kami cita-citakan adalah demokrasi yang berkeadilan, jujur, adil dan damai. - Mendukung Penyelenggara Pemilu
Kami mendukung penuh KPU, Bawaslu, dan DKPP dalam melaksanakan tugasnya sebagai penyelenggara pemilu serta tergabung dalam lembaga pemantauan pemilu bersama Bawaslu. Kami percaya bahwa penyelenggara pemilu akan bekerja secara profesional dan berintegritas untuk menghasilkan pemilu yang berkualitas. - Mengajak Masyarakat Berpartisipasi
Kami mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pemilu 2024. Partisipasi masyarakat sangat penting untuk memastikan pemilu yang demokratis dan berkualitas. - Menolak Politik Uang dan Hoaks
Kami menolak segala bentuk politik uang dan hoaks yang dapat merusak demokrasi. Kami mengajak masyarakat untuk cerdas dalam memilih dan tidak mudah tergoda oleh politik uang dan hoaks. - Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa
Kami menghimbau kepada seluruh elemen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa selama masa pemilu. Perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi alasan untuk perpecahan.
Malang, 13 Februari 2024
LBH Rumah Keadilan, Lembaga Pemantau Pemilu 2024


