SATUKANAL.COM
Kepala BNPT, Boy Rafli Amar saat disalami par Santri ketika datang berkunjung (Anggit/satukanal)
BERITA Jatim Jombang Kanal Straight

Kepala BNPT Ajak Santri Jombang Promosikan Wajah Islam yang Damai

Satukanal.com, Jombang – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang. Dalam kujungan ini Boy mengajak para santri mempromosikan wajah Islam yang damai. Selasa (15/3/2022).

Boy mengatakan, belakangan ini banyak sekali konten-konten radikalisasi yang bergentayangan di masyarakat.

“Banyak penyalahgunaan agama untuk tujuan radikalisasi terjadi di internet, konten-konten yang mereka anggap sebuah perjuangan agama, untuk itu Kyai dan Alim Ulama harus menjaga generasi muda Indonesia,” ucap Boy. 

Penyalahgunaan agama banyak menyeret ribuan masyarakat Indonesia termasuk diantaranya generasi muda untuk bergabung dalam jaringan teror. Fenomena ini tidak hanya menjadi momok bagi Indonesia saja, tetapi juga banyak negara. Oleh sebab itu peran tokoh agama dan santri sangat vital dalam menggiatkan dakwah yang cinta terhadap agama, negara dan sesama. 

“Kalau kita ingin berdakwah, jangan lupa prinsip hubbul wathon minal iman yang diwariskan Ulama di Indonesia, maka semangat untuk hidup secara damai di negara kita yang penuh keberagaman ini akan membawa kedamaian bagi saudara kita yang lain,” katanya. 

Mantan Kadiv Humas Polri tersebut pun berharap santriwan-santriwati generasi penerus bangsa dapat menjadi agen kontra propaganda terhadap penyalahgunaan narasi keagamaan, serta menjadi duta bangsa dalam mensyiarkan agama Islam damai dan arif di seluruh dunia.

Sebelumnya, Kepala BNPT bersilaturahmi dengan pengasuh dan pengurus ponpes Tebuireng. Boy Rafli menyampaikan pentingnya penguatan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin yang menjadi fondasi kuat bangsa Indonesia dalam menghadapi isu radikalisme dan terorisme. 

Ia mengatakan, bahwa Ulama berperan sentral dalam memberikan pencerahan terhadap nilai agama dan makna persatuan di tengah kemajemukan masyarakat Indonesia.

“Kami terus melakukan penguatan Islam yang rahmatan lil alamin yang tentu itulah modal yang sangat baik bagi Indonesia dengan semangat toleransi, tetap menjaga persatuan dan keberagaman di negara kita,” ujarnya.  

Senada dengan Kepala BNPT, pengurus ponpes Tebuireng, K.H Abdul Hakim Mahfudz, mengatakan BNPT dan Tebuireng memiliki visi dan misi yang sama dalam hal membangun persatuan. Selain itu, pendalaman ilmu agama dengan benar menjadi hal yang penting agar tidak terjadi salah tafsir dan penyalahgunaan narasi agama untuk melakukan kekerasan.

“Ini sesuatu yang bagus sekali, sama dengan apa yang ada di Tebuireng ini. Kami mengikuti apa yang telah ditinggalkan oleh KH. Hasyim Asy’ari yang paling utama adalah bagaimana membangun persaudaraan dan persatuan, kemudian karena ini lembaga pendidikan jadi penekanan terhadap belajar ilmu agama dengan benar jadi tidak salah menafsirkan apa yang diajarkan agama,” tukasnya. 

 

 

 

Pewarta: Anggit Puji 
Editor: Ubaidhillah 

Kanal Terkait

Satukanal.com