SATUKANAL.COM
Rusia NashStore
Perusahaan Google telah memblokir pembayaran untuk Google Play Store di Rusia. (Ilustrasi: Pixabay.com)
BERITA Iptek Kanal Artikel Kanal Internet

Developer Teknologi Rusia Buat NashStore sebagai Pengganti Google Play Store

Satukanal.com, Internasional – Invasi Rusia ke Ukraina tidak hanya berdampak pada sosial dan budaya saja, akan tetapi juga berdampak pada banyaknya sanksi yang dijatuhkan ke negara yang dipimpin Vladimir Putin.

Bentuk dari sanksi tersebut salah satunya datang dari Google, di mana perusahaan telah memblokir pembayaran untuk Goggle Play Store dan YouTube yang ada di Rusia.

Menanggapi hal tersebut, sebuah organisasi developer teknologi Rusia mengumumankan akan membuat toko aplikasi pengganti Play Store yang dapat disebut sebagai NashStore.

NashStore sendiri memiliki arti ‘toko kami’ dalam bahasa setempat.

Hal ini mengingat NashStore akan hadir sebagai toko aplikasi tempat pengguna android Rusia dapat mengunduh berbagai aplikasi lainnya.

Platform tersebut akan kompatibel dengan sistem pembayaran kartu Mir Rusia, yang dapat memungkinkan pengembangan aplikasi yang ada di Rusia untuk menerima pembayaran dari pengguna aplikasinya.

“Orang Rusia sudah tidak dapat lagi menggunakan Google Play untuk membeli aplikasi, dan pengembang telah kehilangan sumber pendapatan mereka. Oleh karenanya kami membuat toko aplikasi Rusia, NashStore,” ujar Vladimir Zykov, perwakilan dari organisasi Digital Platforms Rusia, dikutip dari Suara.com, Senin (4/4/2022).

Zykov juga mengklaim bahwa NashStore akan menyediakan aplikasi gratis dan berbayar. Hal ini ditujukan bagi aplikasi yang berbayar telah terintegrasi dengan bank Rusia.

Ia juga menyebut, bahwa terdapat lebih dari 700 perusahaan bekerja sama Digital Platforms Rusia untuk mewujudkan NashStore. Ia pun terbuka kepada individu maupun perusahaan yang ingin bekerja sama dengan toko aplikasinya.

Meski hal tersebut terjadi, NashStore bukan satu-satunya toko aplikas alternatif yang ada.

Sebelumnya perusahaan teknologi Rusia, Yandex, juga menawarkan Yandex Store sebagi toko aplikasi alternatif untuk pengguna android.

Ini juga bukan pertama kalinya toko aplikasi alternatif dibuat karena imbas sanksi.

Sebelumnya, pada 2019, Huawei pernah ditolak aksesnya ke Google Play Store. Belajar dari kejadian tersebut, Huawei akhirnya meningkatkan toko aplikasi buatan sendiri yang diberi nama Huawei App Gallery.

NashStore berencana diluncurkan pada 9 Mei, yang akan menjadi momen bersejarah sekaligus menjadi perayaan Hari Kemenangan Rusia di perang dunia kedua.

Content Creator: Qurrotul Aini
Editor: U Hadi

Kanal Terkait

Satukanal.com